Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2012

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, artinya virus penyebab turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome, artinya sindroma atau kumpulan gejala yang menunjukkan hilangnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh kuman tertentu, artinya bukan bawaan dari sifat keturunan. Jadi, HIV adalah virus penyebabnya, sedangkan AIDS merupakan gejala penyakit atau kelainan yang ditimbulkan oleh HIV.

Selengkapnya ikuti tautan ini: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemology-public-health/2252144-perbedaan-HIV-dengan-AIDS/

Senin, 09 Januari 2012

DEPRESI? AEROBIK!

     Gaya hidup di kota-kota besar yang serba cepat dan instan berdampak negatif bagi kesehatan kita. Tuntutan untuk selalu tampil sempurna, sebagai tuntutan rutinitas pekerjaan ataupun sekedar memenuhi sebuah tenggat waktu membuat tubuh kita selalu bereaksi terlebih dahulu sebelum pikiran kita. Tuntutan itu menjadi tekanan bagi jiwa. 
     Stres dan depresi tak hanya berpengaruh buruk terhadap psikis tapi juga fisik. Merasa sangat lelah, tidak bisa tidur, migren adalah beberapa contoh manifestasi stres terhadap tubuh. 
     Tentunya hal ini bukanlah yang anda harapkan. Jika tubuh dan pikiran tidak sehat akibat tidak cukup tidur dan selalu merasa lelah, bagaimana mungkin Anda bisa mengatasi tekanan rutinitas sehari-hari? Stres yang parah akan berujung pada depresi. 
     Untuk mengatasi stres, Anda tidak perlu mengonsumsi obat-obatan kimia. Aktivitas aerobik bisa menjadi jalan untuk menyingkirkan stres dan depresi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Texas Southwestren Medical Center dan Cooper Institute, ahli kesehatan merekomendasikan aerobik secara teratur untuk mengurangi depresi pada orang dewasa. "Efek yang akan didapatkan melalui aktivitas aerobik secara teratur sebagai terapi dalam mengurangi depresi ternyata sama dengan efek yang dihasilkan obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengurangi depresi, dan yang pasti aerobik tidak akan membebani kinerja organ-organ tubuh yang dapat terpengaruh akibat penggunaan obat-obatan tersebut." ujar Madhuka Trivedi, seorang profesor yang mengepalai studi mengenai masalah itu. "Kuncinya adalah intesitas saat melakukan aktivitas tersebut dan menjadikannya sebagai rutinitas dengan durasi 30 hingga 35 menit per hari." katanya. 

Alternatif Pengobatan Depresi
Meski aerobik dapat membantu Anda mengurangi depresi, tidak ada salahnya mencoba beberapa alternatif berikut ini :
  1. Bangun hubungan yang baik dengan sekeliling Anda. baik dengan pasangan, rekan kerja, atau dengan siapa pun. Hal ini dimaksudkan untuk membangun suasana positif yang dapat membantu penyembuhan fisik dan mental Anda, serta menghindari terisolasinya Anda dari pergaulan sehingga menyebabkan Anda merasa sendirian, faktor utama penyebab depresi. 
  2. Temukan penyebab sebenarnya dari depresi Anda untuk dapat menemukan solusi yang tepat. 
  3. Pelajari teknik-teknik psikologi untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda. 
  4. Mencoba metode meditasi ataupun relaksasi, bahkan tidak ada salahnya lebih mendekatkan diri kepada hal-hal yang bersifat spiritual. 
  5. Luangkan sedikit waktu dengan alam ataupun binatang peliharaan (jika Anda memilikinya) 
  6. Temukan lingkungan yang tidak menyebabkan atau mengingatkan Anda pada pengalaman yang traumatis. Tujuannya agar tubuh dan jiwa memiliki waktu untuk menyembuhkan dirinya kembali.

8 FAKTA HIDUP SEHAT

Di Era serba instan, hidup sehat sangatlah mahal. Orang gampang sakit, stres, dan biaya rumah sakit lumayan mahal dalam arti yang sesungguhnya. Penggunaan zat-zat berbahaya pada makanan dan minuman menjadi salah satu faktor merebaknya berbagai macam penyakit. Belumlagi pola hidup yang kacau, tekanan ekonomi-sosial dan lingkungan kerja, atau buruknya lingkungan alam. Menyiasati hal ini, kita dituntut untuk pandai-pandai mengatur kebiasaan makan-minum, gaya hidup, bahkan kesehatan jiwa. Untuk itu, fakta kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber ini kami harapkan bisa membangkitkan kembali semangat hidup sehat.
  •  LEBIH BANYAK BERGERAK Buatlah semacam tantangan kecil untuk lebih banyak bergerak, seperti naik tangga ketimbang menggunakan lift atau eskalator, jalan-jalan bersama anjing kesayangan, bermain kejar-kejaran dengan anak-anak, olah raga ringan di rumah, atau berkebun. Apapun yang membuat badan bergerak, bukan saja bermanfaat mengolah tubuh, tapi juga menurunkan stres. Lagi pula, "lebih banyak bergerak" jauh lebih murah dan tidak banyak memakan waktu seperti fitness atau aerobik. 
  • SELEKSI MAKANAN Kurangi atau hindari makanan berlemak seperti goreng-gorengan, burger, dan daging berlemak (bacon, ham, sosis, atau ribs). Batasi juga makanan atau minuman serba instan yang berpotensi menggunakan bahan pengawet, kacang- kacangan, sand-wich, mayones, mentega, saus, atau sosis. Pilih produk-produk sehari-hari seperti keju, minyak goreng, atau susu yang rendah kalori. 
  • STOP MEROKOK Di Amerika Serikat, sejak 1960 sudah ada imbauan untuk menghindari rokok. Tapi, ibarat buah kuldi di zaman Adam-HAwa, Rokok (berikut industrinya) terus menggoda orang untuk menikmatinya. Padahal, akibatnya cukup fatal. Di dalam sebatang rokok terdapat ribuan zat berbahaya yang mengganggu kesehatan tubuh. Jadi, tak ada kata terlambat, STOP MEROKOK. 
  • BERPIKIR POSITIF Berpikir dan bertindak positif merupakan salah satu upaya untuk meredam stres. Lakukan hal-hal yang kita sukai, seperti memancing, berjalan di tepi pantai/pegunungan, mengunjungi teman, mendengarkan musik, atau nonton film. Bisa juga melakukan meditasi. Banyak cara yang bisa membuat Kita bahagia. 
  • HATI-HATI DENGAN POLUSI Jika tidak bisa menghindararea berasap polutan, terutama yang tinggal di kota-kota besar, paling tidak hindari area merokok, daerah macet, berolah raga di dekat jalan raya. Tanami halaman rumah denganberagam jenis pepohonan dan rerumputan. 
  • BERSIHKAN GIGI Ini mungkin terkesan sepele. Tapi, kebersihan gigi sangatlah penting. Sisa-sisa makanan di sela-sela gigi adalah salah satu sumber penyakit. 
  • MAAF, SAYA TIDAK "MINUM" Ketika sebuah studi mengatakan minum anggur segelas sehari (laki-laki 2 gelas) bisa membantu terapi serangan jantung, hal buruk lainnya mengintai seperti penyakit hati dan ginjal, serta kanker. Untuk amannya, katakan saja "Maaf, saya tidak minum". 
  • GEN DAN KESEHATAN Hubungan antara genetika dan kesehatan memang terbukti cukup kuat. Tapi, bukan berarti karena itu kita ditakdirkan mati muda sehingga membuat kita tidak berupaya untuk hidup lebih sehat. Tetap ikuti dasar-dasar pola hidup yang sehat, dan kita bisa menghindari "kutukan" kesehatan buruk dari gen keluarga.

Minggu, 08 Januari 2012

SAYUR BANTU INGATAN

Tak bisa dimungkiri, cepat atau lambat, Kita akan menua. Menjadi tua berarti siap menjadi "serba kurang". Salah satunya adalah berkurangnya tingkat kognitifivitas - upaya mengenali sesuatu berdasarkan pengalaman sendiri (empiris) -. Tapi, tentu kita tidak mau menyerah begitu saja pada keadaan. Banyak upaya untuk mengurangi hal ini. Bahkan, bisa membuat Kita bertahan untuk tetap sehat jiwa ataupun raga. Salah satunya, seperti dilansir Neorology, jurnal sains The American Academy of Neurology (Oktober 2006), mengkonsumsi sayur-sayuran terbukti membantu memperlambat penurunan tingkat kognitivitas seseorang.